How to analyse spss output

how to analyse spss output

Dependent T-Test using SPSS Statistics

Sep 06,  · A choice of text, postscript, pdf, opendocument or html output formats. Inter-operability with Gnumeric, LibreOffice, niceloveme.com and other free software. Easy data import from spreadsheets, text files and database sources. The capability to open, analyse and edit two or more datasets concurrently. SPSS Statistics Assumptions. When you choose to analyse your data using a chi-square test for independence, you need to make sure that the data you want to analyse "passes" two assumptions. You need to do this because it is only appropriate to use a chi-square test for independence if your data passes these two assumptions.

Apa itu SPSS? Pada kesempatan kali ini RumusRumus. Nie dan C. Hadlai Hull. SPSS merupakan salah satu program aplikasi yang paling banyak digunakan untuk analisis statistik dalam ilmu sosial. Hal ini digunakan oleh peneliti pasar, perusahaan survei, peneliti kesehatan, pemerintah, peneliti pendidikan, organisasi pemasaran dan lain-lain.

Selain analisis statistik, manajemen data kasus seleksi, file yang membentuk kembali, membuat data turunan dan data dokumentasi sebuah meta data kamus disimpan di data file adalah fitur dari perangkat lunak dasar. SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan untuk analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah dipahami untuk cara pengoperasiannya.

Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan menggunakan pointing dan clicking mouse. SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu quality improvementserta riset-riset sains. Tetapi, dengan mulai populernya sistem operasi windows.

SPSS mulai mengeluarkan versi windows mulai dari versi 6. Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna userseperti untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya. Bagaimana pun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris cases dan kolom variables. Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variabel adalah informasi yang dikumpulkan dari masing-masing kasus.

Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan pada kemudahan penggunaannya dalam mengolah dan menganalisis data statistik. Program SPSS banyak diaplikasikan dan digunakan oleh kalangan pengguna komputer di bidang bisnis, perkantoran, pendidikan, dan penelitian. Kebanyakan prosedur Base System menghasilkan pivot tables, dimana kita bisa memperbaiki tampilan dari keluaran yang diberikan oleh SPSS.

Untuk memperbaiki output, maka kita dapat mmperbaiki output sesuai dengan kebutuhan. Merupakan jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang sedemikian rupa seperti pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, memasukkan, mengedit, dan menampilkan data.

Viewer mempermudah pemakai untuk melihat hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.

What is the capital of el nicaragua pengolahan data akan ditunjukkan dengan multi dimensional pivot tables. Pemakai dapat melakukan eksplorasi terhadap tabel dengan pengaturan baris, kolom, serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya satu group tertentu saja yang ditampilkan pada satu waktu. Dengan kemampuan grafikal beresolusi tinggi, baik untuk menampilkan pie charts, bar charts, histogram, scatterplots, 3-D graphics, dan yang lainnya, akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.

Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari sebuah database dengan menggunakan Database Wizard yang disediakannya. Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan kategori, add, aggregat, merge, split, dan beberapa perintah transpose files, serta yang lainnya. Pengguna dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan sebuah tombol pengiriman data e-mail atau melakukan export tabel dan grafik ke mode HTML sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet.

SPSS menyediakan fasilitas online help yang akan selalu siap membantu pemakai dalam melakukan pekerjaannya. Bantuan yang diberikan dapat berupa petunjuk pengoperasian secara detail, kemudahan pencarian prosedur yang diinginkan sampai pada contoh-contoh kasus dalam pengoperasian program ini. Analisis file-file data yang sangat besar disimpan tanpa membutuhkan tempat penyimpanan sementara.

Hal ini berbeda dengan SPSS sebelum versi Fasilitas ini akan menambah efisiensi dan memudahkan pekerjaan untuk mengekstrak data dan menganalisnya dari database relasional.

Kegunaan dari analisis ini adalah how to write objectives for a powerpoint presentation peneliti akan menganalisis file-file data yang sangat besar dapat langsung me-remote dari server dan memprosesnya sekaligus tanpa harus memindahkan ke komputer user. SPSS memberikan kemampuan untuk melakukan analisis lebih dari satu file data pada waktu yang bersamaan.

Visualisasi data dapat dibuat dengan berbagai macam tipe baik secara konvensional atau interaktif, misalnya dengan menggunakan tipe bar, pie atau jangkauan nilai, simbol gradual, dan chart. Untuk operasi file dokumen SPSS yang telah dibuat, baik untuk perbaikan pencetakan dan sebagainya.

Ada 5 macam data yang digunakan dalam SPSS, yaitu :. Menu transform dipergunakan untuk melakukan perubahan-perubahan atau penambahan data. Menu analyse digunakan untuk melakukan analisis data yang telah kita masukkan ke dalam komputer. Menu ini merupakan menu yang terpenting karena semua pemrosesan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan menu correlate, compare mens, regresion. Menu ad-ons digunakan untuk memberikan perintah kepada SPSS jika ingin menggunakan aplikasi tambahan, misalnya menggunakan alikasi Amos, SPSS data entry, text analysis, dsb.

Menu help digunakan untuk membantu pengguna dalam memahami perintah-perintah SPSS jika menemui kesulitan. Cara Membuat Histogram. Skip to content. Contents hide. Sejarah SPSS. Pengertian SPSS. Kepanjangan SPSS. Fungsi SPSS 4. Share this: Facebook Tweet WhatsApp. Related posts: Cara Membuat Histogram.

Introduction

SPSS Statistics Output of the Dependent T-Test in SPSS Statistics. SPSS Statistics generates three tables in the Output Viewer under the title "T-Test", but you only need to look at two tables: the Paired Samples Statistics table and the Paired Samples Test table. In addition, you will need to interpret the boxplots that you created to check for outliers and the output from the Shapiro-Wilk. The simple answer is that you don’t have to interpret it on its own, because you have p-value to judge whether this value is significant or not. This will be enough for majority of research done in SPSS. However back to your question – F value in. Sejarah SPSS. SPSS (awalnya, Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) dirilis di versi pertama yaitu pada tahun setelah dikembangkan oleh Norman H. Nie dan C. Hadlai niceloveme.com Nie sendiri yaitu seorang ilmuan politik pasca sarjana di Stanford University, saat itu sedang mengadakan Riset Profesor di Departemen Ilmu Politik di Stanford dengan Profesor Emeritus Ilmu Politik di University of Chicago.

The chi-square test for independence, also called Pearson's chi-square test or the chi-square test of association, is used to discover if there is a relationship between two categorical variables. When you choose to analyse your data using a chi-square test for independence, you need to make sure that the data you want to analyse "passes" two assumptions.

You need to do this because it is only appropriate to use a chi-square test for independence if your data passes these two assumptions. If it does not, you cannot use a chi-square test for independence. These two assumptions are:. In the section, Procedure , we illustrate the SPSS Statistics procedure to perform a chi-square test for independence. First, we introduce the example that is used in this guide. Educators are always looking for novel ways in which to teach statistics to undergraduates as part of a non-statistics degree course e.

With current technology, it is possible to present how-to guides for statistical programs online instead of in a book. However, different people learn in different ways. In our enhanced chi-square test for independence guide, we show you how to correctly enter data in SPSS Statistics to run a chi-square test for independence.

The 13 steps below show you how to analyse your data using a chi-square test for independence in SPSS Statistics. At the end of these 13 steps, we show you how to interpret the results from your chi-square test for independence. Note: This next option is only really useful if you have more than two categories in one of your variables, but we will show it here in case you have.

If you don't, you can skip to STEP You will be presented with some tables in the Output Viewer under the title "Crosstabs". The tables of note are presented below:. This table allows us to understand that both males and females prefer to learn using online materials versus books. When reading this table we are interested in the results of the " Pearson Chi-Square " row.

This tells us that there is no statistically significant association between Gender and Preferred Learning Medium; that is, both Males and Females equally prefer online learning versus books. Phi and Cramer's V are both tests of the strength of association. We can see that the strength of association between the variables is very weak. It can be easier to visualize data than read tables.

The clustered bar chart option allows a relevant graph to be produced that highlights the group categories and the frequency of counts in these groups. Chi-Square Test for Association using SPSS Statistics Introduction The chi-square test for independence, also called Pearson's chi-square test or the chi-square test of association, is used to discover if there is a relationship between two categorical variables. SPSS Statistics Assumptions When you choose to analyse your data using a chi-square test for independence, you need to make sure that the data you want to analyse "passes" two assumptions.

These two assumptions are: Assumption 1: Your two variables should be measured at an ordinal or nominal level i. You can learn more about ordinal and nominal variables in our article: Types of Variable. Assumption 2: Your two variable should consist of two or more categorical , independent groups. Example independent variables that meet this criterion include gender 2 groups: Males and Females , ethnicity e. SPSS Statistics Example Educators are always looking for novel ways in which to teach statistics to undergraduates as part of a non-statistics degree course e.

Join the 10,s of students, academics and professionals who rely on Laerd Statistics.



More articles in this category:
<- How to get better skin overnight - What to expect when stopping dialysis->

0 thoughts on “How to analyse spss output

Add a comment

Your email will not be published.. Required fields are marked *